Selasa, 22 April 2014

Belajar Berpikir ala "SHERLOCK HOLMES"








Sherlock Holmes kalian pernah dengar nama ini.. yak dialah detektif cerdas yang di ciptakan Sir Arthur Connan Doyle lewat novel - novelnya dan sekarang pun sudah ada filmnya sampai sekuel kedua. Tapi kali ini saya tidak membahas filmnya melainkan cara berpikirnya yang unik dalam memecahkan kasus yang bahkan polisi tidak bisa memecahkannya.

Apa yang unik dari jalan pemikirannya? Ternyata, yang menjadi senjata andalannya adalah kemampuan mengambil deduksi dari segala hal yang ia lihat, dengar, maupun rasakan. Bahkan petunjuk sekecil apapun yang biasanya lepas dari perhatian orang, tidak luput dari perhatiannya. Ketika suatu hal terlihat aneh, Sherlock Holmes akan mencoba mencari hubungan-hubungan yang memungkinkan untuk membuat sebuah deduksi atau relasi.



Sherlock Holmes juga ternyata memiliki sebuah kemampuan memorizing (daya ingat) yang luar biasa  . Dimana pada teknik deduksi ini, Holmes akan meletakkan informasi-informasi yang didapatnya dan membaginya ke beberapa tempat di pikirannya. Dengan begitu, ketika Holmes membutuhkan informasi yang diperlukan, ia bisa menyusuri jalan-jalan dalam pikirannya dan mengambil informasi-informasi tersebut tanpa perlu kesulitan, layaknya sebuah komputer, yang ia sebut mind palace.
Memang mungkin terdengar sangat sulit, dan memang itu suatu hal yang luar biasa, tapi setidaknya kita bisa mencobanya di dunia nyata. Bukan menjadi Consultant Detective, tapi sekedar mempraktikan cara berpikirnya.
Apakah itu teknik berpikir deduksi? Anda bisa mencobanya dengan tidak hanya melihat, tetapi benar-benar memperhatikan, memahami sesuatu hal. Selain memahami, anda juga harus dapat mengkritisi dan mempertimbangkan semua aspek.
Jika anda suka membaca bukunya, ada sebuah kutipan menarik dalam Novel Sherlock holmes seri pertama, yang berjudul a study in scarlet ( terbit tahun 1887 ). Seperti ini kutipannya  :


” otak manusia pada awalnya seperti loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabotan sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin berguna baginya terjepit terjepit di tengah-tengah atau tercampur dengan hal-hal lain. Orang bijak sebaliknya. Dengan hati-hati ia memilih apa yang dimasukkannnya kedalam loteng otaknya. Ia tidak akan memasukkan apa pun kecuali peralatan yang akan membantunya dalam melakukan semua pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah banyak. Semuanya itu diatur rapi dalam loteng otaknya sehingga ketika diperlukan, ia dapat dengan mudah menemukannya. Keliru kalau kau pikirloteng otak kita memiliki dinding-dinding yang bisa membesar. Untuk setiap pengetahuan yang kau masukan, ada sesuatu yang sudah kau ketahui yang terpaksa kau lupakan. Oleh karena itu penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna menyingkirkan fakta yang berguna.”

1.Mengamati(mencari fakta)




Setiap anda dalam masalah atau situasi baru, anda harus mengamati dahulu. Pengamatan memerlukan totalitas, Mendengarkan, perhatikan bau, lihat dengan teliti. Peka dengan semua gerakan, petunjuk dan apa pun itu yang menarik. Sherlock menyuruh anda diam, sebelum anda mendapatkan fakta-fakta yang sudah di kumpulkan. Mengamati dengan seobjektif mungkin dengan cara mengamati masalah mulai dengan sudut yang berbeda sebanyak mungkin.


2.Analisis – memilah-milah potongan puzzle



Layaknya puzzle, masalah yang anda hadapi seperti kesatuan puzzle dari yang beberapa bagian. Bila anda sudah memiliki semua bagian dengan cara yang benar. Anda bisa menganalisis mana yang benar dan mana yang bisa di gabungkan dengan bagian yang lain, dan berfikir bagaimana cara menghubungkan satu sama lain. Bagaimana satu puzzle itu bisa mempengaruhi pada gambar keseluaruhannya. Semakin banyak puzzle itu semakin besar anda bisa melihat solusinya.
 

3. Mencari sampai ke intisari



Bagian ini adalah mengambil sudut yang berbeda selama tahap observasi. Dalam tahap ini, anda diharuskan mencari Intisari dalam masalah ini, mencari alat bukti lainnya di lapangan dan mencari petunjuk yang terkecil.
 


4. Imajinasi




Sherlock Holmes sering menyendiri untuk membantunya memecahkan masalah, mengasingkan diri dari semua gangguan sehingga ia menggunakan imajinasinya agar bebas mengeksplorasi masalah dari semua sudut.Tahu ga kenapa Sherlock suka dengan biola? Karena dengan biola, membantu dirinya rileks, sementara bagian pikirannya sibuk dengan bermain biola, sebagiannya lagi membentuk ide-ide baru.
Melamun juga membantu interaksi ide untuk menghasilkan wawasan baru ke dalam kasus berat yang sedang dihadapi. Jadi, begitulah apa yang di lakukan Sherlock. Ambil inspirasi dari dia dan cobalah rilekskan pikiran anda, dan anda akan kagum pada apa yang anda temukan dalam diri anda.

Jumat, 31 Mei 2013

KATA MUTIARA MOTIVASI SUKSES



Percaya diri adalah cara untuk meraih sukses # Kesuksesan berasal dari kemauan yang kuat # Lari dari kesulitan-kesulitan adalah suatu kesalahan # Kegagalan adalah celaka kecil # Penyesalan adalah celaka besar # Yang membuat kita senang adalah pertempuran meraih kemenangan # Perjuangan membangun kekuatan # Kesalahan adalah pelajaran untuk menjadi bijak # Masa depan menunggu kemampuan kita untuk mengubahnya # Keberanian memiliki kecerdasan sekaligus keajaiban didalamnya # Sukses bukanlah suatu kebetulan belaka # Hanya tindakan yang dapat memberikan kekuatan # Perjuangan membangun kekuatan # Temukan alasan bersyukur, kemudian tantanglah dirimu # Dimana ada kemauan niscaya ada jalan # 99% kegagalan lahir dari kita yang memiliki kebiasaan tak peduli # Jangan habiskan waktu untuk menunggu # Kemenangan adalah hasil dari berpikir menang # Kesalahan fatal adalah maju tanpa kemauan untuk menang # Permainan hidup ditentukan oleh 99% mental # Pengetahuan dapat muncul dari sesuatu yang salah.

Sabtu, 23 Oktober 2010

4 Alasan Cinta Lebih Penting dari Karier

Ternyata, jika Anda menempatkan cinta sebagai prioritas dalam kehidupan, hal ini bisa menjadi pendukung masa depan Anda, baik dalam kebahagiaan dengan pasangan maupun kesuksesan karier, seperti dikutip dari laman Yourtango.

Apa saja alasan yang membuat Anda perlu mementingkan cinta dibandingkan karier?

1. Kencan tidak akan ganggu karier Anda

Menghabiskan waktu bersama pasangan hanya selama 1-2 jam sehari tidak akan membuat pekerjaan Anda terbengkalai. Bila Anda bisa menemukan pasangan yang benar-benar pengertian, dia juga tidak akan memaksa Anda untuk berkencan di saat Anda sangat sibuk.

Jika pasangan benar-benar peduli, tentu saja dia akan memahami situasi Anda. Misalnya, ketika Anda benar-benar sedang mengerjakan proyek penting di kantor, si dia akan mendukung aktivitas itu.

2. Memiliki seseorang bikin Anda lebih bahagia

Seperti ini gambarannya, Anda sedang bekerja pada sebuah proyek jangka panjang yang sangat menyita banyak waktu dan energi. Anda sangat sibuk. Anda tenggelam dalam depresi. Nah, bayangkan jika Anda punya pasangan yang kemudian datang dan membawakan Anda makanan. Tentunya, hal ini bisa meredakan stres yang Anda alami akibat pekerjaan menumpuk.

3. Perkawinan tidak akan mengalihkan perhatian Anda

Jika suatu perkawinan melibatkan orang kreatif dan sibuk, pasangan suami istri perlu untuk saling mendukung, bukan saling menghalangi satu sama lain. Selain itu, kehadiran anak tidak akan mengganggu karier Anda, justru akan membuat hidup Anda makin berwarna.

4. Kaya atau miskin bukanlah persoalan utama

Cinta bukanlah tentang uang. Ini tentang kebersamaan. Bersyukur bahwa setidaknya Anda sedang bersama-sama dan bekerja dengan saling mendukung. (pet)

VIVAnews – Sering merasa bingung membagi waktu antara pekerjaan dan pasangan? Apakah lebih baik memprioritas cinta ketimbang karier? Jangan bingung. Anda bisa memutuskan pilihan dari situasi dilematis ini.